REAKSIMU— Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babussalam Sula melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Kabupaten Kepulauan Sula Syawal Umanahu, yang berlangsung Ruang Meeting Kampus STAI Babussalam Sula, Kamis (11/12/2025).
Dalam sambutannya Ketua STAI Babussalam Sula Dr. Sahrul Takim manyampaikan, MoU ini merupakan komitmen nyata untuk Pendidikan di Kepulauan Sula. Menurutnya, ini menjadi tonggak baru bagi dunia pendidikan Sula, karena membuka ruang kolaborasi yang lebih besar antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan menengah di daerah.
“Kerja sama yang dilakukan ini bukan formalitas belaka, tetapi merupakan langkah serius yang telah dirancang untuk menghadirkan perubahan positif dalam dunia pendidikan Kepulauan Sula,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, MoU ini adalah fondasi penting dalam upaya kami untuk terlibat secara aktif dalam peningkatan kualitas pendidikan di Kepulauan Sula. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi komitmen nyata untuk bersinergi dalam pengembangan kompetensi guru, penelitian, serta pengabdian masyarakat,” ucapnya.

Ketua STAI juga menjelaskan bahwa ruang lingkup kerja sama tersebut mencakup banyak aspek strategis, antara lain: Program peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan melalui pelatihan dan workshop; Kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama penelitian terapan yang bisa langsung membantu sekolah; Pengembangan program pengabdian masyarakat di wilayah sekolah; Pembangunan ekosistem pendidikan yang lebih terhubung antara SMA/SMK dan perguruan tinggi.
Lebih lanjut, ia menyambut baik kehadiran pihak Kacabdin di kampus, sembari menegaskan posisi STAI Babussalam Sula sebagai aset pendidikan daerah.
“STAI Babussalam Sula adalah satu-satunya kampus yang menjadi aset Sula dalam mencetak sarjana yang akan kembali mengabdi di negeri ini. Karena itu, kerja sama seperti ini sangat penting untuk memperkuat masa depan pendidikan kita,” tambahnya.
Menurut Ketua STAI, hadirnya MoU ini menjadi peluang besar dalam membangun mutu pendidikan yang lebih baik, terutama dalam menyiapkan generasi muda Sula agar siap menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.

“Dengan kerja sama ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi lebih luas dalam mendukung visi pembangunan pendidikan di Kepulauan Sula. Penandatanganan MoU ini juga kami pandang sebagai pintu pembuka bagi program-program berkelanjutan yang inovatif dan berdampak langsung kepada masyarakat,” jelasnya.
Sementara Kepala Kacabdin Pendidikan Kepulauan Sula, Syawal Umanahu menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya penandatanganan MoU ini.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Penandatanganan MoU ini bukan hanya sebuah penanda kerja sama, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi untuk membangun persepsi baru dalam memajukan sumber daya manusia di negeri ini,” ujarnya.
Syawal menekankan pentingnya sinergi antara lembaga sekolah dengan perguruan tinggi, khususnya dalam mendukung kegiatan mahasiswa dan dosen STAI Babussalam Sula.

“Melalui kesempatan ini, saya mengimbau seluruh SMA dan SMK di bawah naungan Kantor Cabang Dinas Maluku Utara di Kepulauan Sula agar terbuka dan mendukung keperluan kampus STAI Babussalam Sula, baik untuk kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), penelitian mahasiswa dan dosen, maupun kegiatan pengabdian masyarakat,” tambahnya.
Tidak hanya itu, Syawal juga memberikan dorongan khusus kepada para pegawai yang masih berijazah SMA, terutama tenaga P3K, untuk melanjutkan pendidikan mereka.
“Saya mendorong pegawai P3K yang masih berijazah SMA agar melanjutkan studi di STAI Babussalam Sula. Ini sangat penting agar kualitas tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara semakin baik,” katanya.
Syawal berharap MoU ini dapat menjadi jembatan bagi berbagai kegiatan pendidikan lainnya, baik yang berasal dari dinas maupun dari sekolah-sekolah.
“Kami berharap ke depan ada lebih banyak program dan kegiatan SMA/SMK yang bisa berkolaborasi dengan kampus, sehingga kedua pihak bisa saling melengkapi dan menguatkan,” ujarnya.
Untuk diketahui, MoU ini menjadi langkah awal menuju program berskala besarsetelah sambutan kedua pihak, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen MoU oleh Ketua STAI Babussalam Sula dan Kepala Kacabdin Pendidikan Kepulauan Sula.
Prosesi ini disaksikan oleh jajaran pimpinan kampus serta staf Kacabdin. Kedua institusi sepakat bahwa MoU ini bukan akhir, melainkan awal dari serangkaian program kerja sama jangka panjang yang memberikan manfaat langsung untuk sekolah, guru, siswa, mahasiswa, dan masyarakat.
Di antara program tindak lanjut yang dibahas adalah: pelatihan kompetensi guru berbasis kebutuhan sekolah; Pendampingan penelitian dan penulisan karya ilmiah; Program PPL mahasiswa yang lebih terstruktur; Kegiatan pengabdian masyarakat berbasis sekolah binaan; Agenda akademik bersama seperti seminar, diskusi publik, dan lokakarya.
Dengan adanya MoU ini, STAI Babussalam Sula dan Kacabdin Pendidikan berharap seluruh lembaga pendidikan di Kepulauan Sula dapat berjalan lebih sinergis, saling mendukung, dan menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih berkualitas dan berdaya saing.
Acara ditutup dengan sesi diskusi santai antara STAI Babussalam Sula dan Kacabdin Pendidikan. Diskusi ini membahas langkah-langkah teknis serta jadwal program awal yang akan dijalankan. Dengan semangat kolaborasi ini, kedua lembaga optimistis bahwa kerja sama ini akan membawa dampak nyata dan berkelanjutan dalam memperkuat kualitas pendidikan di Kepulauan Sula.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !