Konflik Halteng: HMI Cabang Sanana Serukan Perdamaian

REAKSIMU – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sanana menyerukan pesan kemanusiaan dan perdamaian bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) Maluku Utara. Seruan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian organisasi mahasiswa terhadap pentingnya menjaga stabilitas sosial, persatuan, serta keharmonisan hidup bermasyarakat di tengah keberagaman.

Ketua Umum HMI Cabang Sanana, Taufik Buabes, menegaskan bahwa Halmahera Tengah adalah rumah bersama yang harus dijaga dari segala bentuk konflik sosial, provokasi, maupun tindakan yang dapat merusak persaudaraan antar warga.

“HMI Cabang Sanana mengajak seluruh masyarakat Halmahera Tengah untuk kembali memperkuat nilai persaudaraan. Torang samua basudara. Mari hidup baku sayang dalam bingkai kebhinekaan, karena damai itu indah,” ujar Taufik Sabtu, (4/4/2026).

Menurutnya, perdamaian bukan hanya sekadar slogan, melainkan kebutuhan utama masyarakat dalam membangun daerah. Ia menilai bahwa persatuan masyarakat merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendorong pembangunan, meningkatkan kesejahteraan, serta memperkuat ketahanan daerah dari ancaman konflik horizontal.

Taufik menyampaikan bahwa HMI sebagai organisasi kader umat dan bangsa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga ruang publik tetap sehat, terutama di tengah kondisi sosial yang sering kali mudah dipengaruhi isu-isu provokatif.

“HMI berdiri sebagai kekuatan moral. Kami tidak ingin masyarakat terjebak pada narasi kebencian dan perpecahan. Halmahera Tengah harus tetap menjadi daerah yang damai, aman, dan ramah bagi semua,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberagaman suku, agama, dan budaya yang hidup di Halmahera Tengah merupakan kekayaan sosial yang harus dipelihara, bukan dijadikan alasan untuk saling mencurigai atau memicu ketegangan.

Selain itu, HMI Cabang Sanana mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta aparat keamanan dan pemerintah daerah, untuk bersama-sama membangun komunikasi yang sehat dan menyejukkan.

“Jangan mudah terpancing isu yang tidak jelas sumbernya. Kita harus memperkuat dialog, saling menghormati, serta menjadikan nilai kemanusiaan sebagai pedoman dalam menyelesaikan persoalan sosial,” tambahnya.

HMI Cabang Sanana juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal agenda kemanusiaan dan persatuan melalui gerakan edukasi, dialog publik, serta kampanye sosial yang mengedepankan nilai toleransi dan persaudaraan. Seruan ini sekaligus menjadi pesan moral agar masyarakat Halmahera Tengah tidak terjebak dalam polarisasi sosial, melainkan bersatu membangun daerah dengan semangat cinta damai.

“Damai itu indah. Halmahera Tengah harus tetap menjadi simbol persaudaraan. Kita jaga bersama rumah besar ini,” tutup Taufik.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

baca selanjutnya
Lorem Ipsum Dolor Amet?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !